Insight

Membagikan tips investasi dan cara berinvestasi sesuai dengan kebutuhan dan kondisi finansial Anda

Read insight

Tiga Indikator Untuk Memilih Reksa Dana

January 11, 2018
indikator reksa dana

Pendapatan bulanan yang besar saja rupanya belum cukup untuk menjamin kestabilan kondisi finansial. Anda juga harus cermat menyisihkan dana untuk investasi. Kini, pilihan investasi Reksa Dana kian diminati karena praktis dan peluang keuntungannya terbilang besar. Anda bisa memantau pergerakan investasi Reksa Dana Anda melalui aplikasi mobile pada gadget Anda. Semua bisa dilakukan secara praktis tanpa menyita banyak waktu.


Namun Anda harus teliti sebelum memilih investasi Reksa Dana karena banyaknya pilihan Reksa Dana yang ada dapat membingungkan investor pemula. Gunakan 3 indikator ini agar Anda bisa memilih Reksa Dana sesuai kebutuhan.



Tingkat Pengembalian (Return) yang Kompetitif


Keuntungan adalah tujuan utama saat berinvestasi. Tingkat pengembalian (return) suatu jenis Reksa Dana harus dihitung berdasarkan perbandingannya dengan benchmark yang sesuai. Misalnya, Reksa Dana Saham yang dapat dibandingkan dengan nilai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Tak ada patokan persentase yang pasti mengenai tingkat pengembalian suatu Reksa Dana. Namun, alangkah lebih baik jika rata-rata tingkat pengembaliannya lebih tinggi dibandingkan benchmark-nya dalam jangka panjang. Karena hal tersebut menunjukkan bahwa Reksa Dana pilihan Anda cocok dimanfaatkan untuk investasi jangka panjang.



Tingkat Risiko yang Wajar Bila Dibandingkan Return


Setiap jenis Reksa Dana tentu memiliki tingkat risiko yang berbeda-beda. Hal ini tak jadi masalah jika tingkat risikonya masih terhitung wajar bila dibandingkan dengan tingkat pengembaliannya (return). Pada dasarnya, semua produk Reksa Dana tentu memiliki keunggulannya masing-masing. Untuk urusan Reksa Dana terbaik bagi investor pemula, Anda bisa memilih Reksa Dana Pasar Uang sebagai andalan investasi Anda. Reksa Dana Pasar Uang memiliki tingkat risiko lebih kecil dibandingkan dengan jenis Reksa Dana lainya. Anda pun leluasa belajar investasi Reksa Dana lebih detail sebelum menambah investasi pada jenis Reksa Dana lain.



Jumlah Dana Kelolaan dan Unit Penyertaan yang Berkembang


Dana kelolaan atau Asset Under Management (AUM) dapat didefinisikan sebagai jumlah dana keseluruhan serta hasil pengembangannya yang dipercayakan oleh investor. Jenis dana yang juga dikenal dengan sebutan Nilai Aktiva Bersih (NAB) ini kerap mengalami perubahan nilai tergantung dari kepercayaan investor dan kondisi pasar.


Sedangkan Unit Penyertaan (UP) adalah nilai unit yang terus berubah-ubah tergantung dari transaksi investor. Ketika investor membeli Reksa Dana, maka UP-nya akan meningkat dan begitu pula sebaliknya. AUM dan UP yang terus berkembang seiring dengan berjalannya waktu menunjukkan bahwa Reksa Dana tersebut memiliki potensi yang baik. Sehingga peluang Reksa Dana untuk bertahan dalam jangka panjang pun semakin besar.


Memilih Reksa Dana tak akan sulit lagi bagi Anda bila sudah memahami seluk beluknya secara detail. Dengan perencanaan investasi yang matang, Anda dapat mewujudkan keuntungan dari investasi Reksa Dana. Untuk mulai bertransaksi bersama Trima, silahkan mengunjungi halaman registrasi.

#investasi #Reksadana #tips